Minggu, 30 Desember 2012

AMAN KALTENG Menggelar Forum Dialog Publik Menyusun Rencana Strategis Kelompok Kerja (POKJA) REDD


Pada Tanggal 13-15 Desember 2012 lalu Pengurus Wilayah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Kalimantan Tengah menggelar  Menggelar Forum Dialog Publik Menyusun Rencana Strategis Kelompok Kerja (POKJA) REDD di Asrama Haji, Kota Palangka Raya. 
Didalam Forum Dialog Publik ini peserta akan belajar dari pengalaman AMAN Sulawesi Tengah, dimana kondisi REDD di Sulawesi Tengah akan disampaikan oleh bapak Rizal Mahfud sebagai ketua BPHW AMAN Sulawesi Tengah. Tujuan pembelajaran dari Sulawesi Tengah ini, agar komunitas AMAN di Kalimantan Tengah dapat belajar dari pengalaman di Sulawesi Tengah, dengan melihat kondisi dan peranan masyarakat adat di Sulawesi Tengah.
Pada tanggal 13 Maret 2012 AMAN Kalimantan Tengah mengadakan Rakerwil (Rapat Kerja Wilayah), di dalam Rakerwil tersebut telah terbentuk Kelompok Kerja (Pokja) REDD+. Pokja REDD+ ini belum menyusun rencana jangka pendek dan jangka panjang. Di forum Dialog Publik ini, AMAN Kalteng bersama seluruh Pengurus Daerah akan menyusun Rencana jangka pendek dan rencana jangka panjang. Rencana jangka pendek dan rencana jangka panjang ini akan disusun dan disepakati bersama untuk masyarakat adat menghadapi REDD+. Pembentukan Pokja REDD+ ini diharapkan bisa terus berkelanjutan selama program REDD masih terus berjalan.
Tujuan Forum Dialog Publik :
  1. Terbentuknya program kerja rencana jangka pendek dan rencana jangka panjang untuk POKJA REDD  AMAN Kalteng
  2. Meningkatkan kuantitas dan kualitas tenaga paralegal yang tinggal di daerah konflik yang menjadi lokasi program REDD+.
  3. Membangun  jaringan  komunikasi, koordinasi dan  konsolidasi  dalam menghadapi konflik lintas daerah.
  4.  Memaksimalkan  hasil  MOU dengan KOMNAS HAM, BPN, dan  BLH dalam rangka penyelesaian konflik. Hasil yang berpihak pada Masyarakat Adat. 
Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini ialah :
1.   Tersedianya  tenaga pelaksana kelompok kerja  untuk menguatkan rencana kerja Pokja REDD yang telah disusun.
2.      Tersedianya wadah  komunikasi dan inventarisir kasus di daerah
3.   Tersedianya Rencana Strategis jangka pendek dan jangka panjang. Pokja REDD AMAN Kalteng.



AMAN KALTENG

Author & Editor

Berdaulat Mandiri Bermartabat - Exsist & Resist & Indigenize & Decolonize

0 Komentar:

Posting Komentar