
TAMIANG LAYANG � Transaksi jual beli yang terjadi selama pelaksanaan Barito Timur (Bartim) Expo di Lewu Hante Betang, Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, mencapai satu miliar rupiah lebih. Hal tersebut terlihat dari indikator keramaian pengunjung, yang datang setiap hari ke Bartim Expo selama hampir satu minggu. �Dari data yang ada, jumlah pengunjung mencapai 11 ribu orang lebih. Bahkan diperkirakan memuncak ketika malam penutupan,� ungkap Bupati di sela-sela acara penutupan Bartim Expo di Taniran, Jumat (31/8) malam. Penutupan Bartim Expo tersebut, dimeriahkan artis ibukota Wulan KDI dan ditutup dengan pesta kembang api. Menurut Zain, jumlah pengunjung tersebut juga mengindikasikan tingginya minat dan antusias masyarakat yang menginginkan informasi dan hiburan melalui kegiatan Bartim Expo. Bupati menilai ajang Bartim Expo merupakan kegiatan yang sangat potensial. Pasalnya informasi dan promosi produk daerah tersampaikan dengan baik dan dapat menarik minat masyarakat luar yang ingin mengetahui secara langsung apa saja produk dan kebudayaan khas Bartim. Bahkan, katanya, hal itu akan memacu pemerintah daerah ke depan, dalam menggalakkan kegiatan tersebut. Bupati menjelaskan, salah satu misi pembangunan Bartim, yaitu memacu dan memperkuat ekonomi kerakyatan. Itu berarti iklim investasi yang merupakan salah satu pilar pembangunan akan diarahkan kepada upaya pertumbuhan ekonomi kerakyatan. �Adapaun salah satu cara mempromosikannya adalah melalui pelaksanaan Bartim Expo. Dan terbukti, Bartim Expo dikunjungi banyak masyarakat,� ujar Zain. Karena selain masyarakat lokal, kata Bupati, banyak juga dari wilayah Kelua atau Tanjung Tabalong, Kalimantan Selatan. Ditambahkannya, pada Bartim Expo dapat terlihat pula pertumbuhan di berbagai bidang, seperti usaha mikro kecil dan menengah yang menggali potensi usaha di sektor pertanian, perkebunan, kerajinan dan penghasil produk lokal yang ekonomis. Bahkan, katanya, peserta Bartim Expo telah berhasil menampilkan informasi yang komunikatif. Sehingga benar-benar dapat menggambarkan perkembangan pembangunan di Bartim, serta mempromosikan potensi di wilayah tersebut. �Beberapa potensi yang ditampilkan seperti budidaya karet, rotan, sawit, batu bara, hasil tanaman pangan, peternakan, perikanan, bidang pariwisata, serta berbagai macam bidang yang mampu menarik minat pengunjung,� ujarnya.
0 Komentar:
Posting Komentar