Kalteng Tunggu Respons Dahlan
Sumber : Kalteng Pos
PALANGKA RAYA - Krisis kedelai di tanah air menginspirasi Gubernur
Kalteng Agustin Teras Narang untuk membuka lahan produksi di eks PLG.
Untuk mewujudkan impian itu, Gubernur telah menyampaikan usulan kepada
Menteri BUMN Dahlan Iskan. Pada usulannya, Gubernur menyatakan
menyiapkan lahan seluas 150.000 hektar di wilayah Dadahup. Kini, Kalteng
tengah menunggu respons dari menteri yang energik itu.
"Itu semua kan terserah Kementerian BUMN untuk menentukan BUMN mana yang
layak dan dianggap tepat untuk merealisasikan apa yang menjadi usulan
Kalteng tersebut," ujar Gubernur di sela-sela kegiatan di Bappeda
Kalteng, Senin (30/7) kemarin.
Menurut Gubernur, dia sudah ada komunikasi dengan Menteri Dahlan Iskan,
Sabtu (28/7) akhir pekan lalu. Menurut Gubernur, Dahlan berjanji akan
mempelajari usulan rencana pembukaan lahan produksi kedelai itu kemarin.
Menurut Gubernur, tanaman kedelai tidak asing bagi masyarakat Kalteng.
Bahkan, Pangkoh 1 Kecamatan Pandih Batu (kini Kabupaten Pulang Pisau,
Red) pernah meraih masa keemasannya pada era 1980-an. Hal serupa juga
terjadi di Lamunti. "Kita telah menyampaikan ke pak Dahlan Iskan bahwa
rencana tersebut belum dapat dilaksanakan sekaligus dan tidak bisa hanya
dilakukan oleh satu pihak atau aparat saja," beber Gubernur.
Pria yang akhir pekan lalu menerima gelar doktor itu menilai, yang
terpenting dalam keberhasilan rencana pembukaan lahan produksi kedelai
di eks PLG adalah penyediaan bibit unggul. Hal itu mengingat lahan di
Kalteng membutuhkan bibit khusus yang dinilai harus menyesuaikan kondisi
tanah gambut.
Namun tugas berat lainnya yang menanti dikatakannya adalah masalah
ketersediaan pupuk hingga menyadarkan dan mengajak petani untuk
bergabung menanam kedelai, maupun ketersediaan sarana dan prasarana yang
mendukung lancarnya produksi kedelai di sejumlah lahan. Ditambahkannya
pemasaran hasil produksi kedepannya juga harus sudah direncanakan sejak
awal.
Ditegaskan Teras bahwa harus ada kepastian bagi petani bahwa produksi
yang dihasilkan akan diserap oleh pasar dengan harga yang pantas.
Sehingga diharapkan kedepannya pembukaan lahan untuk penanaman kedelai
ini benar-benar membantu kehidupan petani. Pasalnya saat ini sudah ada
beberapa petani yang menanam kedelai di daerah eks PLG.
Dengan adanya rencana program pembukaan lahan tersebut, kedepannya
produksi kedelai di Kalteng mendapatkan surplus seperti yang ditargetkan
pada tahun 2014 nanti.
AMAN KALTENG
Author & Editor
Berdaulat Mandiri Bermartabat - Exsist & Resist & Indigenize & Decolonize
3:16 PM
0 Komentar:
Posting Komentar