Sabtu, 11 Agustus 2012

Kalteng Tunggu Respons Dahlan

Sumber : Kalteng Pos
 
PALANGKA RAYA - Krisis kedelai di tanah air menginspirasi Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang untuk membuka lahan produksi di eks PLG. Untuk mewujudkan impian itu, Gubernur telah menyampaikan usulan kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan. Pada usulannya, Gubernur menyatakan menyiapkan lahan seluas 150.000 hektar di wilayah Dadahup. Kini, Kalteng tengah menunggu respons dari menteri yang energik itu. "Itu semua kan terserah Kementerian BUMN untuk menentukan BUMN mana yang layak dan dianggap tepat untuk merealisasikan apa yang menjadi usulan Kalteng tersebut," ujar Gubernur di sela-sela kegiatan di Bappeda Kalteng, Senin (30/7) kemarin. Menurut Gubernur, dia sudah ada komunikasi dengan Menteri Dahlan Iskan, Sabtu (28/7) akhir pekan lalu. Menurut Gubernur, Dahlan berjanji akan mempelajari usulan rencana pembukaan lahan produksi kedelai itu kemarin. Menurut Gubernur, tanaman kedelai tidak asing bagi masyarakat Kalteng. Bahkan, Pangkoh 1 Kecamatan Pandih Batu (kini Kabupaten Pulang Pisau, Red) pernah meraih masa keemasannya pada era 1980-an. Hal serupa juga terjadi di Lamunti. "Kita telah menyampaikan ke pak Dahlan Iskan bahwa rencana tersebut belum dapat dilaksanakan sekaligus dan tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak atau aparat saja," beber Gubernur. Pria yang akhir pekan lalu menerima gelar doktor itu menilai, yang terpenting dalam keberhasilan rencana pembukaan lahan produksi kedelai di eks PLG adalah penyediaan bibit unggul. Hal itu mengingat lahan di Kalteng membutuhkan bibit khusus yang dinilai harus menyesuaikan kondisi tanah gambut. Namun tugas berat lainnya yang menanti dikatakannya adalah masalah ketersediaan pupuk hingga menyadarkan dan mengajak petani untuk bergabung menanam kedelai, maupun ketersediaan sarana dan prasarana yang mendukung lancarnya produksi kedelai di sejumlah lahan. Ditambahkannya pemasaran hasil produksi kedepannya juga harus sudah direncanakan sejak awal. Ditegaskan Teras bahwa harus ada kepastian bagi petani bahwa produksi yang dihasilkan akan diserap oleh pasar dengan harga yang pantas. Sehingga diharapkan kedepannya pembukaan lahan untuk penanaman kedelai ini benar-benar membantu kehidupan petani. Pasalnya saat ini sudah ada beberapa petani yang menanam kedelai di daerah eks PLG. Dengan adanya rencana program pembukaan lahan tersebut, kedepannya produksi kedelai di Kalteng mendapatkan surplus seperti yang ditargetkan pada tahun 2014 nanti.

AMAN KALTENG

Author & Editor

Berdaulat Mandiri Bermartabat - Exsist & Resist & Indigenize & Decolonize

0 Komentar:

Posting Komentar