Sumber : Kalteng Pos
PALANGKA RAYA - Meski maklumat tersebut mendapat rekasi pro dan kontra
dari berbagai kalangan, Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng rupanya masih
tetap ngotot menjadikan rekomendasi mereka, sebagai acuan dari Komisi
Pemilihan Umum (KPU) dalam melakukan verifikasi terhadap calon kepala
daerah. Hal ini ditegaskan oleh Ketua DAD Kalteng Sabran Achmad yang
mengatakan bahwa usul tersebut harus dipatuhi oleh KPU.
"DAD mengendaki agar Kalteng wajib untuk dipimpin oleh putera daerah.
Dalam hal ini secara yuridis, DAD berpedoman terhadap Peraturan Daerah
Nomor 16 Tahun 2008 tentang Kelembagaan Adat Dayak yang dibentuk oleh
Gubernur Kalteng Dr (HC) Agustin Teras Narang SH," tegas sabran saat
berbincang dengan Kalteng Pos di kediamannya, Kamis (2/8) kemarin.
Sabran yang juga didampingi Damang Adat Kecamatan Hanau Kebupaten
Seruyan Sunartio Masra dan Mantir Adat Saman mengatakan, KPU yang
ditempatkan di Kalteng juga wajib untuk mematuhi peraturan tersebut.
Dalam hal ini maklumat dari Lembaga Adat terhadap pencalonan. Perda
tersebut disahkan oleh DPRD Kalteng sendiri. Untuk itu, seharusnya dewan
mendukung sepenuhnya semua kebijakan yang digaris bawahi oleh Perda 16
Tahun 2008 tersebut.
"Boleh saja ada anggota dewan yang mengatakan bahwa Rekomendasi dari DAD
ini tidak bisa dipaksakan ke KPU. Kami juga tidak memaksa kepada calon
yang tidak mengindahkan rekomendasi ini. Namun DAD tidak akan mundur
dari kebijakannya," ucap Sabran.
Ditambahkannya, tidak ada maksud lembaga adat yang dipimpinnya untuk
melakukan intervensi terhadap KPU, namun lebih daripada itu, bahwa hal
tersebut hanya untuk menegakan aturan kelembagaan sesuai dengan Perda.
Adanya maklumat tersebut merupakan tindak lanjut dari Kongres Tahun
2011, serta dilajutkan ke Samarinda dengan empat gubernur.
"Secara lengkap disebutkan bahwa Gubernur, Walikota serta Bupati wajib
putera daerah. Definisi kami tidak lain adalah putera daerah itu orang
yang berasal dari suku dayak. Bukan orang yang lama tinggal di Kalteng,
sehingga disebut putra daerah," ungkapnya.
Sabran juga berpesan kepada masyarakat Kalteng, agar selalu menjaga
kondisi yang aman dan tertib menjelang pemilihan umum kepada daerah yang
akan digelar di berbagai kabupaten tahun 2012 dan 2013 mendatang.
Masyarakat dihimbau untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan di
tengah kemajemukan.
AMAN KALTENG
Author & Editor
Berdaulat Mandiri Bermartabat - Exsist & Resist & Indigenize & Decolonize
3:17 PM
0 Komentar:
Posting Komentar