Mulai
bulan Juli 2012 Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Kalimantan Tengah, membuka
sayembara buku yang berjudul “Perlindungan Masyarakat Adat”. Sayembara buku ini
bertujuan untuk menyajikan kajian ilmiah tentang masyarakat adat yang dapat
mendorong Perlindungan masyarakat adat menjadi salah satu kajian ilmiah.
Adapun
beberapa tema yang diberikan dalam sayembara buku ini untuk dipilih oleh
peserta adalah sebagai berikut :
- Kondisi masyarakat adat dari segi ancaman dan keberadaan masyarakat adat
- Bagaimana upaya melindungi masyarakat adat
- Kondisi masyarakat adat : Produksi (karet, rotan) dan konflik tanah,
- REDD+ : Analisis kritis dalam pandangan Internasional, Nasional dan Lokal ; sejarah, konsep, mekanisme, implementasi dan dampak, permasalahan dan evaluasi.
- Kondisi Kontekstual Kalteng (dayak),HAM, permasalahan-permasalahan Masyarakat Adat, analisis kasus
- Teologi Ekologi (teologi pembebasan)
- Konsep-konsep Kaharingan tentang tindakan-tindakan yang harus dilakukan oleh manusia dalam rangka prihatin terhadap nasib dan solider kepada mereka yang menderita ketidakadilan, kalah, miskin, ditindas dan menjadi korban sejarah ; konsep yang mau menstranformasi (mengubah) dunia
- Analisis Hukum nasional dan hak-hak masyarakat adat
Sayembara
buku ini terbuka untuk umum, pelajar, mahasiswa, para akademisi dan aktivis
NGO/LSM. AMAN Kalteng mengumumkan sayembara buku ini dengan cara menyebarkan
undangan dan pamflet-pamflet di lingkunagn sekolah dan universitas yang ada di
kota Palangka Raya. Durasi waktu Sayembara ini adalah 3 bulan.
AMAN
Kalteng bekerja sama dengan Tabengan untuk menjadi Tim Seleksi naskah yaitu ;
Bapak jimmy. Kemudian dari Akademisi DR. Sidik R.Usop. Dari Jurnalis Ibu
Andriani S.Kusni. Tim Seleksi Naskah ini memilih 3 orang pemenang dari 11 orang
yang mengikuti sayembara buku ini. Dipilih 3 orang karena AMAN Kalteng telah
menentukan 4 orang Penulis inti untuk menjadi pengarah dari isi buku ini.
Berikut
nama-nama pemenang sayembara buku :
1.
Juli Silalahi
dengan judul karya tulis “Upaya Melindungi Masyarakat Adat”
2.
Krisaveronadengan
judul karya tulis “Kondisi Masyarakat Adat Dalam Produksi (karet dan rotan) dan
Konflik Tanah”
3.
Yusuf Salamat
dengan judul karya tulis “Analisis Hukum
Nasional dan Hak-hak Masyarakat Adat”
Dengan diumumkannya
pemenang sayembara buku ini diharapkan akan memberikan semangat bagi
penulis-penulis muda untuk membuat sebuah karya ilmiah.
Saat ini proses penerbitan buku AMAN Kalteng sedang dalam tahap editing.

0 Komentar:
Posting Komentar