Sumber : Kalteng Pos
Selasa, 28 Agustus 2012 00:29:28 WIB
PALANGKA RAYA - Banyak pekerjaan rumah (PR) yang
harus segera dikerjakan oleh Dinas Pertambangan (Distamben) Kota
Palangka Raya. Sebab, hingga saat ini banyak hasil tambang yang belum
dikelola dengan baik hingga tidak mampu menyumbang pendapatan Asli
Daerah (PAD) bagi Pemerintah Kota Palangka Raya. Hal ini diungkapkan
Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia pada rapat Koordinasi Satuan
Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota, Jumat
(24/8) lalu.
"Ini PR bagi Distamben, potensi pertambangan banyak, misalkan sirkon dan
galian C, tetapi hingga kini belum bisa membantu peningkatan PAD Kota.
Mereka pengusaha terus menjual dan mengeruk tetapi tidak ada masukan
untuk pemerintah daerah," ungkap Riban.
Menurutnya, saat ini sudah ada perda yang mengaturnya, maka sudah ada
aturan untuk dapat dipungut untuk tiongkatakn PAD. Sayangnya saat ini
kedua tambang tersebut belum tersentuh.
"Saya berharap Distamben bekerja sama dengan dinas terkait untuk bisa
menertibkan galian C ini. Kita tak bisa melarang galian c ini karena
sangat diperlukan untuk pembangunan kota, tetapi kita perlu menertibkan
mereka," ungkapnya.
Riban mengungkapkan, nanti pihaknya yang akan proaktif mendatangi
mereka, Pemko akan melakukan penghitungan-penghitungan, misalkan berapa
luas dan berapa volumenya, dan berapa untuk PAD Kota.
"Penertiban ini yang belum kita lakukan, kalau dulu belum ada perda
wajar, sekkarang sudah ada perda yang mengaturnya. Akan banyak pemasukan
untuk PAD Kota dari pertambangan ini," ungkapnya.
0 Komentar:
Posting Komentar